Perhatikan Hal-Hal Ini Saat Memberikan Makanan Kucing

Makanan kucing

 

Cat lovers, sebagai pemilik kucing, tentunya kita ingin memberikan yang terbaik pada kawan berbulu kita yang satu itu. Salah satunya adalah makanan kucing yang bermutu tinggi.

 

 

Ada banyak pilihan makanan kucing yang bisa diberikan. Mulai dari makanan kemasan sampai olahan sisa makanan. Mana yang lebih baik? Masing-masing tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.

 

 

Namun, yang harus kamu perhatikan adalah bagaimana cara untuk mempersiapkan makanan kucing. Nah, seperti apa sih, cara tepatnya? Simak di sini yuk:

 

 

 

Makanan Sisa, Bukan Makanan Beracun

 

Kucing memang bisa mengonsumsi makanan sisa dari kita. Namun, bukan berarti kucing bisa mengonsumsi segala jenis makanan. Berikanlah makanan yang memang masih belum basi dan tidak terkontaminasi racun.

 

 

Memberikan kucing makanan yang beracun atau basi akan berpengaruh pada pencernaannya. Kinerja lambung kucing dapat terganggu dan hal itu akan dapat menyebabkan kematian.

 

 

Menentukan Makanan Basah dan Kering

 

Ada dua jenis panganan untuk kucing. Pertama adalah makanan basah (yang teksturnya seperti bubur), dan kedua adalah makanan kering. Hal ini juga berlaku pada makanan instan olahan.

 

 

Nah, mana yang lebih tepat untuk kucing kamu? Bila waktu kamu terbatas, makanan kering tentu lebih disarankan. Alasannya adalah karena makanan kering lebih tahan lama dan juga lebih mudah dipersiapkan. Makanan basah biasanya dijadikan rutinitas untuk kucing yang masih terlalu kecil atau yang sudah tua.

 

 

Namun, bukan berarti kamu harus terus-menerus memberikan makanan kering kepada kucing, atau sebaliknya. Buatlah selingan. Jangan sampai kucing bosan karena makanan yang itu-itu saja.

 

Baca Juga :  Hobi yang Menghasilkan Uang dengan Mudah

 

Hindari Biji-Bijian

 

Untuk manusia, biji-bijian memang menyehatkan. Namun bagi kucing, makanan yang satu ini bisa menyebabkan obesitas. Jangan dikira kucing yang gemuk adalah kucing yang sehat dan lucu.

 

 

Layaknya manusia, kucing yang terlalu gemuk menyimpan banyak penyakit di dalam tubuhnya yang dapat mengakibatkan risiko kematian dini. Bukan itu saja, kucing yang gemuk juga mudah lelah dan tidak tangkas.

 

 

Siapkan Makanan Tinggi Protein Hewani Untuk Kucing Muda

 

Bagi kamu yang punya kucing muda di bawah tujuh tahun, berilah asupan makanan tinggi protein hewani sebanyak-banyaknya. Ini akan sangat baik bagi tubuhnya dan membuatnya lebih cekatan.

 

 

Bagaimana dengan kucing tua alias kucing yang berusia di atas tujuh tahun? Kucing ini adalah kucing yang membutuhkan diet khusus. Berikan makanan seimbang, jangan terlalu berlebihan dalam memberikan protein hewani karena justru akan menyebabkan obesitas.

 

 

Makanan Untuk Kucing Kurus

 

Biji-bijian memang dapat menyebabkan obesitas pada kucing, tetapi apabila kucingmu terlalu kurus, maka berikanlah biji-bijian. Bukan hanya itu saja, kucing yang kurus juga bisa diberikan vitamin dan juga diberikan asupan susu.

 

 

Agar kucing tidak underweight alias memiliki berat badan di bawah rata-rata, maka jangan sampai kamu tidak teratur dalam memberikan makan. Berilah jadwal pemberian makan supaya lambung kucing bisa membesar dan hal ini bisa membuat dia mudah makan.

 

 

Mengajak ke Dokter

 

Kucingmu susah makan? Seperti manusia, kucing juga memiliki fase naik-turun dalam makan. Nah, kalau selera makan kucing menurun dengan drastis, maka jangan tunda lagi. Segera bawa kucing ke dokter hewan yang tak percaya. Apa alasannya? Sebagai orang awam meskipun kita sudah sangat mengenal kucing kita dengan dekat.

Baca Juga :  Jenis-Jenis Senar Gitar Akustik

 

 

Kita tidak bisa benar-benar tahu masalah apa yang sedang dialami kucing. Bisa saja itu merupakan masalah kesehatan yang serius. Jangan sampai pola makan yang menurun drastis ini justru akan berbahaya dan menyebabkan kematian pada kucing.

 

 

Itulah beberapa hal yang wajib kamu perhatikan pada saat memberikan makanan kucing. Yuk rawat kucingmu dengan baik!